nav-left cat-right
cat-right

Batam Kini dan Tujuh Tahun Lalu

By.admin

Tujuh tahun sudah kutinggalkan pulau kecil ini sejak tahun 2002 yang silam, dimana masa-masa sulit ku dipulau ini dimulai. Batam begitulah orang-orang mengenal pulau ini yang konon katanya merupakan tempat favorit setelah Jakarta untuk mencari peruntungan hidup di negara tercinta ini, baik itu untuk mencari pekerjaan maupun untuk berdagang.  Memang tidak dapat dipungkiri karena letak yang strategis di segitiga emas zona perdanganan antara indonesia-Malaysia-singapura membuat banyak orang datang untuk mengadu nasibnya di pulau impian ini.

Begitu juga dengan diriku tujuh tahun yang silam sempat tergoda dan terperangah dengan kemegahan dan ketenaran pulau ini hingga membuatku hengkang dari kampung halaman untuk sekedar mencari peruntungan hingga sempat juga kurasakan terhempas karena sulitnya bertahan hidup dan berjuang ditengah kerasnya persaingan dan minimnya kesampatan pada waktu itu. Pernah juga kurasa ketika itu bagaimana sulitnya mencari pekerjaan yang ideal untuk seorang fresh graduate seperti diriku ini.

Hingga terakhirku tersadar dari kegagalanku bahwa manjadi mandiri dengan usaha sendiri adalah lebih mulia dari pada hanya sebagai pekerja pabrik, mall, hotel atau apapun itu, karena setelah terlepas dari status pekerja membuat diriku lebih percaya diri untuk segera mengembangkan semua kemampuan diri untuk lebih maju lagi, banyak ide-ide brilian yang keluar tatkala sudah menjadi orang bebas.

Walaupun saat saya masih menjadi pegawai swasta disalah satu resort yang lumayan terkenal didaerah medan dan sekitarnya namun fondasi untuk menjadi pebisnis sudah mulai saya bangun pada 2 tahun belakangan ini, adalah menjadi orang yang bebas waktu dan bebas secara finansial yang menjadi cita-cita-ku saat ini, tidak hanya sekedar tiap bulan dapet gaji dengan rutinitas yang begitu membosankan.

Akhirnya saya share sedikit untuk teman-teman yang masih mau mencari peruntungan atau mencari kerja di pulau batam ini, ada beberapa tips yang akan saya bagikan.

  • Bagi laki-laki yang hanya tamatan SMU lebih baik urungkan saja  niat anda kalau datang hanya untuk mencari pekerjaan, tapi jika anfa mau jadi pebisnis disini lain ceritanya.
  • Pendidikan min d3 dengan keahlian khusus mungkin masih bisa dipertimbangakan, mempunyai sertifikasi international bisa menjadi nilai tambah.
  • Siap-siap kaget kalau mau nyari kerja disini karena biaya hidup terutama transportasi jauh seperti yang anda bayangkan karena harganya selangit.

Mungkin begitu aja yang bisa  saya share tentang kondisi batam saat ini terutama bagi anda yang berniat jadi pendatang untuk mencari kerja disini, semua harus disiapkan matang-matang sehingga tidak menyesal dikemudian hari.

Mandiri dengan membuka usaha dan bekerja sendiri adalah lebih baik daripada bekerja dengan orang lain, pikirkan dua kali untuk menjadi buruh dengan orang asing di negeri sendiri. Akan lebih baik jika mandiri dan dapat mengembalikan jati diri bangsa seutuhnya. Mendeka.



One Response to “Batam Kini dan Tujuh Tahun Lalu”

  1. BM says:

    Pak Hendra, kalau buat tinggal yang tenang & nyaman, dimana ya di Batam ? Trims.

Leave a Reply

Improve the web with Nofollow Reciprocity.